it is a small world i live in... the miles i traveled few with always familiar faces and a sameness each day in my few...
Selasa, 30 Desember 2008
2008
hari ini...
PAgi InI,,SENGaja AKU LUAnGKAN WAKTu untUK SEJENAK mengingaT
hari kemarin yaNg aKAn TERleWti...akan akU TULiskaN TENTANG SEBUH HARAPAN
teNTANG SEBUAH keyaKInaN..teNTANG BAnyak cinta...tentang KEMArin...
akan banyak doa Doa,,tumpaH RUAh dsinI,,
bBrpa dari kita pasti AKan merASA optimiS..MENJALANI seBAgiaN KISAH hidUP..
BEgitu JUGA AKU,,,yang merasa yakin ada seSUtu yang meNUnggUKu di DEPAN SAnA
LEBIh dari YANg kau taHU temaN,,Aku BUKANLAH BAgiAN DAri MANUSIA maNusIA yang berunTUNG daPAT MEMPEROLEH segaLNya DENGAN kemudaHAN KEMUDhaN...
BeraT menjalani hari HArI KEMARin,,tanpa seseorang YANG biasaNYA ada di saMPING kita
harapan merengkuhnYA kembali itu ada,,taPI ada SESUATu YANG eNTAh knpa aku pun tak mengertI,,,TAK MEMUngkinkan semua,,aku begitu terluka atas lakunya padaku
PERNAH kutemui SEORAng yaNG Lain..saat kutinggalkan semua yang lalu,,,
begitu yakinnya aku pada dia,siapapun tahu BGAIMANA cAra aku mencintAinYA....
BAGAIMANA aKU KELUARKAN DAYA kesaBAranku MENAHAN rinDU yang tak bertepi..
KARNA JARAK YANG SIAL MEMISahkaN KAmi,,,begitu terbuainYA AKU KAla itu dengan semua senyum dan kata kata yang merobek robek keraguan,,,,astagfirgllh..betapa naifnya aku teman,,ternyata tak membuat segalanya menjadi lebih baik bagi aku,,,aku menguatkan hati saat kudapati ia tengah menari bersama bayangan lain yang bukan dirikU,,
SEKALI LAGI Aku memaafkan segala yang terjadi padaku....
sementara waktu tetap berjalan tegak,,diam diam kubenamkan diRi PAda SAtu hal YaNG MEMbuATku merasa hidup lagi,,aku mengisi kosong MENEKUNI lemBAr DEMI lembar kertas YANG membeRiku banyaK MASUkan masukan yang penting,,memberiku pengetahuan baru..menghiburku dengan cerita cerita diluar nalar,,memberi tahuku bahwa aku tak sndiri lewat rangkaian kalimat kalimat santun....aku juga semakin disibukkan dengan celoteh celoteh cadel khas seorang anak yang ingin tahu segala hal yang baru ditemuinya...
ya,,begitulah kemarin kemarin masih saja sama seperti kemarin kemarin yangh lalu JuGA
TAK LAMA lagI MENJElaNG HILANG dalam hitungaN JAM KIta AKAN meMUlai babak baru sang waktU...
AKU ingin MEnyambutnyA dengan SEGALA doaDOA TANDA SUATU HARAPAN kuPANJATkan,,aku INGIN MENJADI MANUSIA yang bisa MEMANUSIAkan maNUsia...
sama seperti yang lain juga AKU BEHARAP AKAN ADA PERUBAHAN YANG BERARTI UNTUK HIDUPKU,,,menuju KE ARAh yang lebiH BAIK LAGi..aKU INGIN BELAJAR MENGENAL daN MENGHADIRKAN aLLAh dalam hatiku..aku INGin bisa melihat anakku tumbuH BESAR yang kelak bs mendoakan aku..jika aKU MATI DITIMBUN TANAH NANTI...
aku inGIN menimba ILMu setinggi tingginYA YANG AKAN KUGUNAKAN unTUK BERPIKIr bagaimana aku DAPAT BERBUAT SESUATU BAGI ORANG LAIN,,,
STUdy KU YAng DI AMBANG BATAs penantian panjang seorang mahasiswi mohon kau doakan teman,,,agar bisa kuberi senyum di bibir ibuku..dan ditepuknyalah dada ayahku,,melihatkU BERSEMATKAN pENdidikan YANG MAMpu diberiKANnyA..untuk ANAKKU,,biardia turut bergEMBIRA melihat ibunya yang kelak merasa mampu menggidupinya nanti....
AKHIR kata ya Allah yang karim...aku bersyukur bs kau kasihi sebaik baiknya engkau mengasihi para malaikatmu DSURGA SANA...TETAp peliharalaH AKU DALAM jalanmU YA allaHKARNA HANYA ENGKAU SESUNGGUHNYA yang mencintaikU...
BERilah aku TETAP KEKUATN UNTUk selalu bersabar..untuk tetap bertahan menunggu batas waktu yang kan kauberikan padaku,,,menjelang hilang tahun ini,,biarlh semuanya menjadi kenangan yang akan tetap hidup dan menjadi bagian sejarah daripadaKU,,
AmIn,,,,,,,,,,,,,,
viE..
JUDULNYA SENGAJA aKU KUTip DARI SEBUAH LAGU
YANG PERNAH seseORAng nyanyikan bwt aku,,
DEsembER 2008
aRya...
tidak seperti istri2 orang lain yang ditemani suaminya,,aku cukup berbesar hati memaafkan suamiku untuk hal yang satu itu...biarlah,,kelak menjadi kerugian yang melilitnya suatu hari nanti,,,dengan berat 3,7kg dan pjang 51cm..arya lahir dengan haruku...saat itu tidak lagi ia bersembunyi dalam lorong lorong rahimku,,arya telah lahir disambut pagi,,
selanjutnya aku menjadi seorang ibu dalam usia yang terbilang muda 21 tahun...tak mengapa,,kusadari aku mampu mengajari anakku dengan cinta yang aku punya,,,dia aman dalam dekapanku,,dia tersenyum dalam buaianku,,apalagi yang aku punya selain itu semua?
jam dalam hitungan hari berlanjut dalam hitungan minggu,,bulan menimpa tahun,,,,
tak terasa..aryaku tumbuh dalam senyum kanak kanaknya,,,saat pagi datang dalam semangatnya yang timbul tenggelam,,ia bangun untuk memulai harinya di salah satu playgroup..
bukan karna apa apa aku sekolahkan dia,,hanya agar dia bisa melihat dunia yang luas..mempunyai teman yang banyak,,melihat selama ini tembok tembok kesombongan menghalangi arya kecilku tumbuh layak dalam pergaulan anak anak sebayanya....
alhamdllh,,,,usahaku membuahkan hasil..arya bisa beradaptasi dengan cukup baik,,dia bisa berhitung,,bernyanyi,,dan aku senang ia seperti aku,,kritis untuk segala hal yang ingin ia ketahui..badannya bulat,,padat berisi...mmebuatku bangga padanya(orang sering mencemohku,,dikira mereka aku yang tak berpenghasilan ini tak mampu memberi anakku susu dari produk terbaik dan makanan2 yang menunjang pertumbuhan anakku..terus terang untuk hal yang satu itu,,peran keluarga penting dalam menyokong perekonomian kami)
dan saat perpisahan aku dan ayahnya tak terlelakkan oleh waktu dan diluar kuasa kami..
arya kecilku tetap aku asuh sebagaimana ayahnya juga memberikan peranan penting dalam kehidupannya,,,kadang sedih hatiku melihatnya tumbuh tidak lagi tidur dalam satu ranjang bersama ayah dan ibunya,,,pilu memang anak sekecil itu harus menerima kenyataan..
tapi bukan namanya hidup..aku ingin ia tau ttg realita,,,aku ingin ia kuat,,aku tau arya mampu menerima,,,
dan suatu saat nanti kelak ia besar ia akan memilih jalannya sendiri seperti aku dan ayahnya memilih jalan kami masing masing,,,ketika cinta telah hilang dan jodoh tak lagi menaungi kisah kami,,,
arya,,maafkan ibu ya,,,
inilah keterbatasan ayah ibu,,,
arya bisa datang pada ibu kapan saja...untuk sekedar bercerita
untuk sekedar berpelukan..
ibu sayang arya..
Seniman Teater
Putu Wijaya
Putu Wijaya, yang produktif ini bernama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya, Lahir di Puri Anom, Sarem, Kangin, Tabanan,
Sebelum hijrah ke
Tahun 1973, selama 7 bulan ia tinggal dalam Masyarakat Komunal di Ittoen, Jepang, turut bertani dan berkeliling sandiwara mereka di
|
Monolog “Merdeka” (2008) | Karya-karyanya dimuat dalam berbagai majalah, terutama dalam majalah Horison dan Budaya Jaya. Telah banyak novelnya, antara lain ; Telegram, Pabrik, Stasiun, Keok, Sobat, MS, Ratu, Tak, Cukup Sedih, Tiba-tiba Malam, Bila Malam Bertambah Malam, dan novel Lho. Kumpulan cerpennya Gres yang juga diterbitkan Balai Pustaka merupakan kumpulan cerpennya yang ketiga, sesudah Bom dan Es. Naskah lainnya, Aduh juga diterbitkan. |
“Menulis adalah menggorok leher tanpa menyakiti,” katanya.” Bahkan kalau bisa, tanpa diketahui. Mengawali kegiatan menulisnya sejak SMP. Sedangkan main drama dimulai waktu SMA, dalam “Badak, “karya Anton Chekov. Masa kuliah dilewati di tiga tempat, ASDRAFIi, ASRI dan Fakultas hukum UGM. Kegiatan kuliah ini tetap dibarengi dengan kegiatan kesenian sebagai anggota Bengkel teater-nya Rendra. Tapi toh tetap lulus jurusan perdata UGM. Kemudian ia dikenal luas sebagai salah seorang teaterawan terkemuka
Bersama KIAS ia membawa Teater Mandiri mementaskan YEL keliling Amerika di tahun 1991. Sastrawan yang pernah menjadi redaktur majalah Ekspres, Tempo dan Zaman ini kini mendirikan Putu Wijaya Mandiri Production untuk pembuatan sinetron televidi. Ia telah menyutradarai 3 buah film dan 4 serial sinetron. Ia pernah mendapat penghargaan Sea Write Award
(Dari Berbagai Sumber)





